
Kembali menyapamu, Mahameru...
setelah bertahun-tahun berlalu dalam penantian yang merindu-dendam
Di sisimu waktu seakan berhenti berdetak, dan hari berhenti bergulir
Kau tetap saja berdiri angkuh, sesekali mengumbar amuk,
runtuhkan nyali siapapun yang ada di sekelilingmu
runtuhkan nyali siapapun yang ada di sekelilingmu
Kuresapi setiap detikku bersamamu
Kini, salam rindu telah kusampaikan, sekalian selamat tinggal...
Entah kapan lagi bisa bertemu...


